Periodesasi Sejarah Islam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Islam memiliki masa-masa kejayaan yang sungguh luar biasa. Pada masa kejayaannya Islam menguasai banyak wilayah dan menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Banyak ilmuan ilmuwan muslim yang lahir pada masa itu hingga menjadi pionir dan menjadi bapak dari suatu bidang keilmuwan.

Namun seiring berjalannya waktu Islam mengalami kemundurankarrena banyaknya perpecahan di kalangan kerajaan atau dinasti. Perebutan jabatan, ketidakpuasan terhadap keputusan pemimpinmenjadi salah satu sebab munculnya berrbagai perpecahan yang akhirnya Islam menngalami perpecahan dan kemunduran.

Dalam beberapa keteranagn dan karangan yang ditulis oleh para ahli sejarah yang mendalami sejarah perkembangan Islam. Perkembangan Islam mengalami tiga fase yaitu periode klasik, periode pertengahan danperiode modern.

Periodesasi pemikiran Islam dapat dikelompokkan menjadi tiga periode, yaitu periode klasik yang dimulai dari abad VII M – XII M, periode pertengahan yang dimulai dari abad XII M-XVIII M, dan periode modern yang dimulai dari abad XVIII M-XX M. masing-masing periode memiliki corak tersendiri.

Periode Klasik

Pada periode klasik, Islam sudah mulai membangun serta mengembangkan pemikiran dan peradaban Islam. Periode klasik ini terjadi pada masa Nabi dan Khulafa al-Rasyidin, maka dapat dikatakan bahwa ada dua sumber perkembangan pemikiran agama dalam Islam, yaitu sumber baku yaitu al-qur`an dan as-Sunnah, dan sumber dinamika yaitu ijtihad.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Pada masa dinasti umayah misalnya dalam bidang ilmu pengetahuan, kehidupan intelektual di Basrah dan Kufah telah melahirkan tokoh-tokoh intelektual, seperti al-Khalil bin Ahmad yang menyusun kamus Bahasa Arab kitab `Ayn.

Al-Khalil punya murid dalam bidang tata Bahasa Arab yaitu Sibawaih yang menyusun kitab yang berisi tata bahasa Arab. Kemudian di bidang hukum dan hadis maka tokoh-tokoh intelektualnya adalah Hasan al-Basri dan Ibnu Syihab az- Zuhri.

Perkembangan Teklnologi

Adapun masa Dinasti Abbasiyah dalam sejarah diketahui sebagai masa umat islam berada dalam puncak penalaran, daya cipta, dan penemuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang skarang memberikan kontribusi bagi peradaban Barat sekarang.

Banyak Melahirkan Ilmuwan

Pada periode abbasiyah ini dilakukan proyek penerjemahan karya klasik dari Yunani dan Persia sehingga muncul tokoh-tokoh seperti al-Kindi (801-866 M), Abu Bakar ar-Razi (864-926 M), al-Farabi (850-950 M), Ibnu Sina (908- 1037 M), Ibnu Maskawaih (941-1030 M), dan al-Ghazali (1051-1111 M).

Ilmu-ilmu yang berkembang pada masa ini adalah ilmu kedokteran, astronomi, matematika, fisika, kimia, filsafat, dan lain sebagainya.

Periode Pertengahan

Pada periode pertengahan dikenal sebagai “masa gelap” bagi dunia Islam. Kemunduran Islam ini ditandai dengan kejatuhan imperium- imperium kesultanan di dunia Islam karena perebutan kekuasaan.

Di samping itu, Kemunduran Islam pada abad pertengahan ini terjadi karena adanya stagnasi terutama di bidang sains dan teknologi. Menurut M. Umer Chapra, setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan stagnasi tersebut, yaitu;

  • Pertama menurunnya dukungan finansial dari Negara;
  • Kedua ketidakberdayaan sector swasta untuk menanggung beban pendidikan;
  • Ketiga adanya konflik antara kaum rasionalis dengan kaum konservatif.

Periode Modern

Periode modern ini dimulai dari abad XVIII sampai dengan abad XX. Periode modern ini muncul sebagai bentuk kesadaran dari beberapa tokoh muslim ketika melihat dunia Islam mengalami kemunduran atau kejumudan sebagai akibat dari koloalisme dan imprealisme Barat di Negara-negara Islam pada XIX.

Motif pembaruan yang dilakukan oleh beberapa tokoh muslim, sebut saja seperti Muhammad Abduh dan Jamaludin al-Afghani, adalah karena apabila memotret ke belakang maka Islam telah menorehkan tinta emas peradabannya.

Oleh sebab itu, mereka berupaya untuk mengembalikan kemajuan peradaban Islam dulu yang telah lama tenggelam dalam panggung sejarah, yaitu abad pertengahan.

Demikian gambaran periodesasi sejarah Islam secara ringkas. Semoga bermanfaat, dapat dijaddikan sebagai motifasi bagi kita semua untuk terus berinofasi dan berwawasan kedepan. Islam adalah agama yang berkemajuan, berbudaya dan mwnjunjungn tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.