Teks Laporan Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi adalah salah satu di antara jenis – jenis teks yang ada di dalam Bahasa Indonesia, selengkapnya simak ulasan berikut:

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi merupakan sebuah teks yang fungsinya guna menerangkan informasi mengenai sebuah objek yang sudah diamati.

Jenis teks ini juga memiliki sebutan lain yakni teks klasifikasi, sebab isinya mengenai klasifikasi terkait jenis – jenis objek berdasarkan kriteria tertentu.

Teks laporan hasil observasi berbeda halnya dengan teks eksposisi. Walaupun kedua teks itu sama – sama menyampaikan sebuah informasi yang berdasarkan fakta, tetapi pada teks laporan hasil observasi sifatnya umum.

Teks ini menerangkan terkait ciri, bentuk, maupun sifat umum sebuah objek yang melihat dari fakta yang ada.

Ciri – Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Ciri - Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Ciri – ciri teks laporan hasil observasi dibagi menjadi dua macam yang berbeda, antara lain:

a. Ciri Umum Teks Laporan Observasi:

  • Objektif
    Laporan disusun berdasarkan kondisi objek tunggal nyata yang diamati dengan cara langsung.
  • Sistematik
    Laporan disusun sedemikian rupa secara teratur serta saling berhubungan antara kelas, sub kelas yang ada di dalamnya.
  • Faktual
    Laporan disusun berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang sudah dikerjakan serta telah terbukti kebenarannya tanpa ada dugaan yang tak jelas.

b. Ciri atau Unsur Kebahasaan Teks Laporan Observasi

  • Memakai frasa nomina guna mendeskripsikan objek.
  • Memakai kata kerja aktif alami seperti merayap, bertengger, memangsa,bertelur dan lainnya.
  • Memakai kata kerja relasional yang menerangkan objek (merupakan, ialah, termasuk, yaitu dan lainnya)
  • Memakai kata hubung yang menyebutkan perbedaan, tambahan, pertentangan, persamaan dan pilihan
  • Memakai kalimat utama yang diikuti rincian objek.
  • Memakai kata ilmiah guna menerangkan secara teknis seperti degeneratif, herbivora, mutualisme, detoks dan yang lainnya.

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utama teks satu ini adalah untuk memberikan informasi dengan cara objektif serta berdasarkan fakta yang ada di lapangan sesuai dengan hasil pengamatan yang sudah dilakukan.

Adapun beberapa tujuan lainnya seperti:

  • Guna kebutuhan penelitian.
  • Guna mengatasi sebuah persoalan.
  • Guna memberikan informasi paling baru.
  • Guna menemukan teknik / cara terbaru.
  • Guna mengerjakan pengawasan atau perbaikan.
  • Guna mengambil keputusan yang lebih efektif.
  • Guna mengetahui perkembangan sebuah permasalahan.

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Berikut adalah beberapa fungsi atau manfaat teks laporan hasil observasi untuk diri sendiri dan juga orang lain, antara lain:

  • Menjadi sumber yang bisa dipercaya
  • Menjadi bahan penelitian.
  • Menjadi laporan tugas serta kegiatan pengamatan.
  • Menjadi media ilmu pengetahuan.
  • Menjadi sebuah dokumentasi.
  • Menerangkan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan masalah di dalam suatu kegiatan pengamatan.

Jenis Teks Laporan Hasil Observasi

Jenis Teks Laporan Hasil Observasi

1. Laporan Observasi Formal

Teks ini mempunyai kaidah format untuk menyusun laporan seperti terdapat kop, bahasa baku & struktur yang lebih rinci.

Biasanya, teks ini dipakai dalam acara resmi seperti laporan berita / hasil eksperimen.

2. Laporan Observasi Non Formal

Teks ini ditulis menggunakan struktur lebih sederhana serta ditujukan supaya dapat memberi informasi agar menarik minat orang lain untuk membaca.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Berikut adalah 3 struktur utama pada teks laporan hasil observasi, antara lain:

1. Pernyataan umum.

Mengandung keterangan umum terkait objek yang sudah diamati seperti nama latin, kelas, asal usul / informasi tambahan.

2. Penjelasan / deskripsi

Mengandung rincian mengenai objek yang sudah diamati.

Deskripsi dapat berwujud ciri fisik, habitat, makanan, manfaat, nutrisi & lainnya.

3. Kesimpulan

Berisi ringkasan umum dari objek yang dilaporkan.