Cara Menyablon Kaos dengan Setrika

Cara Menyablon Kaos dengan Setrika

Cara menyablon kaos dengan setrika merupakan teknik sablon yang cocok untuk anda yang ingin membuka bisnis ini. Prinsip menggunakan teknik sablon digital adalah memindahkan desain yang sudah dicetak ke dalam kaos yang akan disablon. Transfer paper adalah kertas yang digunakan sebagai media perantara memindahkan desain ke kaos yang akan disablon.

Cara Menyablon Kaos dengan Setrika
Cara Menyablon Kaos dengan Setrika

Tahap pertama yang perlu anda lakukan adalah desain kaos, anda bisa menggunakan coreldraw atau photoshop. Selanjutnya, anda perlu mempersiapkan transfer paper sebagai perantara sablon, terdapat dua jenis transfer paper untuk warna kaos yang berbeda. Pertama, transfer paper standart untuk light fabric (kaos terang/putih), sedangkan transfer paper dark untuk dark fabric (kaos gelap/hitam).

Tahap selanjutnya adalah memilih tinta printer untuk menghasilkan sablon yang tahan lama dan bagus. Terdapat tiga jenis tinta yang direkomendasikan untuk sablon kaos costum, yaitu original ink, tinta infus, dan tinta laserjet. Original ink (epson durabrite) paling bagus untuk sablon kaos, bila terpaksa memakai tinta infus maka gunakan tinta pigmen. Tinta laserjet sebenarnya bagus, namun tonernya sangat mahal.

Proses membuat sablon kaos

  1. Untuk kaos berwarna cerah atau terang

  1. Print desain yang anda buat dengan terbalik di transfer paper

  2. Menggunting hasil print sesuai gambar pada transfer paper dengan menyisakan 0,02 mm sebagai border

  3. Taruh kaos yang ingin disablon pada kertas karton yang lumayan tebal

  4. Letakkan kertas yang sudah digunting dengan menghadap kaos

  5. Press dengan mesin heatpress (100-150° selama 5-10 detik) atau pakai setrika, caranya gosok secara perlahan dan jangan menggunakan suhu terlalu panas (lakukan selama 30 detik)

  6. Lepaskan tranfer paper dengan perlahan dan kaos sablon pun selesai

  1. Untuk kaos berwarna gelap atau hitam

  1. Print design tetapi tidak terbalik di tranfer paper dark dengan menggunakan printer kualitas terbaik

  2. Letakkan tranfer paper di atas kaos dan bagian yang di print harus menghadap atas

  3. Tutup transfer paper dengan kertas khusus, seperti kertas minyak

  4. Press dengan mesin heatpress (100-150° selama 5-10 detik) atau pakai setrika, caranya gosok secara perlahan dan jangan menggunakan suhu terlalu panas (lakukan selama 30 detik)

  5. Lepaskan transfer paper saat kertas pelindung sudah dingin

Tentu saja ada kelebihan dan kekurangan menggunakan sablon dengan transfer paper ini. Kelebihan dari teknik ini yaitu lebih mudah dan proses pembuatannya cepat, dapat menggunakan berbagai kain (cotton, polyster, polycotton, silk, kanvas). Selain itu, anda bisa memberi gambar full color pada kaos sesuai desain yang sudah anda buat sebelumnya.

Kekurangan cara menyablon kaos dengan setrika yaitu tranfer paper mudah rusak, pecah, atau terkelupas saat dicuci, serta mudah luntur bila menggunakan dye ink. Dibutuhkan perawatan khusus agar tahan lama, seperti tidak mencuci kaos dengan tangan/sikat, dan tidak menggunakan bleach. Selain itu, tidak merendam terlalu lama, serta tidak boleh memakai pengering sehingga lebih baik di anginkan saja.