Pendidikan anak usia dini

Pendidikan Anak di PAUD dan TK

Pendidikan Anak di PAUD dan TK – Pendidikan usia dini atau PAUD adalah sekolah sebelum Taman Kanak-Kanak. Di sekolah PAUD atau TK anak-anak diajari cara bersosialisasi dengan teman-temannya. Anak-anak ini masih susah untuk diajak mepelajari sesuatu yang sulit. Mereka lebih senang bermain-main. Untuk itu perlu perhatian lebih dari para gurunya dalam mengawasi anak-anak di PAUD atau sekolah TK.

Disinlah peran seorang pendidik untuk bisa mengajak anak-anak belajar sambil bermain. Karena anak-anak seusia mereka sangat sulit untuk diam dan duduk kemudian memperhatikan apa yng guru ajarkan. Mereka lebih senang bersendau gurau dengan kawan-kawannya. Untuk para guru harus pintar menarik perhatian mereka.

Para guru harus bisa menarik perhatian para murid dengan ikut berbaur dengan mereka. Misalnya ikut menari, ikut menyanyi, ikut mengaji atau bahkan ikut bergabung dalam permainan yang murid-murid lakukan. Di Sekolah PAUD atau Taman Kanak-Kanak, anak-anak mulai diajarkan berbagai kegiatan agar mereka tidak bosan.

Berikut aktifitas Pendidikan Anak di PAUD dan TK

1. Belajar Berdoa

Anak-anak mulai diajarkan beberapa doa-doa pendek sehari-hari. Hal ini untuk merangsang daya tangkap dan membiasakan diri kepada anak-anak agar selalu memulai aktifitasnya dengan doa. Di usia dini ini mulai diajarkan bacaan doa-doa pendek sehari-hari.

Doa-doa pendek itu seperti:

• Doa mau makan
• Doa mau tidur
• Doa masuk kamar mandi atau WC
Doa keluar rumah
• Doa mau wudhu

Para guru dapat mengajari anak-anak berdoa sebelum memulai pelajaran. Doa-doa harian ini bisa dipraktekkan di sekolah. Doa-doa harian ini bisa dipelajari dan dikutip dari wisatanabawi.com yang juga mengulas tentang doa-doa islami.

2. Belajar Menulis

Anak-anak dengan umur dibawah 5 tahun memiliki kendala dalam urusan menulis. Karena syaraf motorik anak-anak belum terlatih sempurna. Sebelum anak-anak mulai belajar menulis, biasakan mereka untuk mengerjakan senam otak. Caranya cukup mudah yaitu dengan menggambar garis melingkar, garis lurus, garis zig-zag dan sejenisnya.

Tujuannya apa? Tujuannya guna menyingkronasi benak dan sistem syaraf anak. Kemudian mulailah kita meminta anak menyebutkan huruf-huruf alphabet secara berulang supaya terbiasa.

3. Belajar Berhitung

Pelajaran ini tak serumit latihan matematika. Mulailah belajar berhitung untuk mengenal angka 1 sampai 10 ataupun lebih. Anak butuh mengenal angka supaya nantinya saat mereka sudah masuk SD, anak-anak tidak mengalami kendala berarti dalam urusan mengurutkan dari yang terbesar sampai terkecil ataupun sebaliknya.

4. Belajar Menghafal

Pelajaran menghafal untuk lebih memahami sekitarnya, misal menghafal nama buah, nama-nama warna, nama hari, nama sayuran dan sebagainya. Siapkan gambar-gambar yang menarik dan unik atau bisa pula mamanfaatkan kartu bergambar buah-buahan atau sayuran. Anak-anak bakal memiliki khayalan tersendiri terhadap gambar yang dia lihat.

Jika anak-anak susah dalam menghafal, hal ini tidak masalah. Sebab keterampilan dan kemampuan tiap anak berbeda. kita bisa memberikan lagu-lagu yang disisipi dengan yang nantinya anak-anak hafalkan. Misalnya lagu yang ada nama warna seperti lagu “Balonku Ada Lima Rupa-Rupa Warnanya”.

5. Menggambar atau Mewarnai

Anak-anak paling suka kalau diminta menggambar sesuatu laksana bunga, tokoh kartun, rumah, pemandangan dan sejenisnya. Biarkan mereka bereksplorasi dengan khayalan mereka masing-masing.
Jika anak-anak merasa bosan menggambar, maka kita dapat menyerahkan gambar hitam putih yang bisa diberi warna oleh anak-anak. Mereka pasti suka menegerjakannya.

6. Bernyanyi

Di samping menggambar, sesekali ajaklah anak-anak mendendangkan lagu-lagu anak dan kalau bisa berhubungan dengan warna-warna, berhitung, doa-doa agar mereka bisa ikut menghafalnya.

Demikian informasi tentang pengajaran atau pendidikan untuk anak di PAUD dan TK  yang bisa diberikan kepada anak usia dini atau anak-anak TK. Untuk para guru PAUD atau TK pastikan anak-anak untuk selalu berdoa sebelum memulai aktifitasnya.